Rabu, 21 Desember 2011

Deina dan Tupai

Deina..
Tiba tiba Ia tersesat di pinggiran hutan,tak sengaja menemui tupai..
Lalu, si tupai bertanya.. hendak kemana kau gadis cantik..
Deina menyeru.. aku mau kabur..
Tupai bilang:
sejauh apapun kamu kabur... masalah masalah itu sudah terlanjur menempel di benakmu..
Lalu, apa pernah benak dan raga mu terpisah walau hanya sedetik saja?

Deina membantah..
Siapa bilang aku mau kabur dari masalah..
aku hanya ingin lari, aku tidak suka disini, aku tak bisa nafas, aku tak bisa lega..
Kemudian tupai berkata..

Kalau semua orang selalu hidup dalam kenyamanan,
lalu apa artinya hidup ini..
lalu dari mana kita memahami mana yang bahagia mana yang tidak..
bagaimana kita membedakan mana sedih mana senang..
bagaimana kita bisa bersyukur atas kebahagiaan
dan menangis atas kesedihan..??

Senin, 21 November 2011

Buta

kamu menghilang, kamu menyepi,
meski mereka bilang, kamu didepanku..
mana??
kamu tidak kelihatan..
aku cuma melihat selembar kertas yang makin hari makin usang

seperti dimakan rayap

begitu pula sisa perasaanku, makin hari makin hilang, sedekat apapun sebenarnya dirimu

Jumat, 04 Maret 2011

lensa

semua katapun mendadak terbantahkan
akibat selembar kertas bergambar menorehkan pembicaraan.
kalau sudah begini jadinya lalu apa artinya mulut mulut anda.

begitupun seuntai kenyataan yang terekam kuat sambil merobek lagi lagi mulut para anda yang terhormat
kalau sudah begini jadinua lalu apa artinya kelihaian anda